Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Eksplorasi Konsep-Budaya Positif

 

Eksplorasi Konsep-Budaya Positif
Pembelajaran kedua pada modul 1.4 adalah Eksplorasi Konsep. Pada pembelajaran ini, CGP diajak menyimak bahan ajar, menjawab pertanyaan-pertanyaan, menuliskan gagasan, mencurahkan pengalaman, dan harapan yang ingin dicapai.

Berikut ini bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran ini.

  1. Perubahan Paradigma
  2. Konsep Disiplin Positif dan Motivasi
  3. Keyakinan Kelas
  4. Pemenuhan Kebutuhan Dasar
  5. Lima Posisi Kontrol
  6. Segitiga Restitusi

Berikut ini beberapa pertanyaan dan jawaban yang saya berikan pada LMS.

Tugas 2.1

  1. Setelah membaca tentang ilusi kontrol dan perubahan paradigma stimulus respon ke teori kontrol, adakah bagian yang masih mengganjal atau belum Anda pahami?
  2. Apakah Anda meyakini bahwa tepat untuk meminta murid menyesuaikan diri dengan keinginan Anda, dan bahwasanya adalah tanggung jawab Anda untuk memaksa murid demi suatu kebaikan, adakah cara lain?

Jawaban:

  1. Yang saya belum pahami adalah bagaimana meyakinkan siswa agar berperilaku positif tanpa memberikan tekanan/hukuman dan bagaimana mamandang bahwa perilaku bukur bukan kesalahan. 
  2. Kurang tepat untuk memaksa siswa mengikuti keinginan guru, karena siswa memiliki kodrat alam yang berbeda-beda, guru hanya perlu memberi tuntunan agar siswa mengembangkan minat dan bakatnya secara optimal.

Tugas 2.2-1

Sekarang, mari pikirkan tentang diri Anda sendiri. Anda sekarang mengikuti Program Guru Penggerak, mengapa Anda mengikuti program ini? Apakah bila Anda tidak mengikuti program ini, akan ada hal yang menyakitkan yang akan terjadi pada Anda? Apakah ada hadiah atau penghargaan setelah Anda mengikuti program ini? Atau apakah Anda mengikuti program ini karena Anda ingin menjadi seorang guru dengan nilai-nilai yang Anda yakini, misalnya menjadi seorang guru pemelajar?  Apa dampak ketiga motivasi tersebut pada diri Anda sebagai calon guru penggerak? Yang mana motivasi yang paling akan berdampak jangka panjang dan membuat Anda terus bersemangat secara internal?

Jawaban:

Motivasi saya mengikuti Program Guru Penggerak adalah untuk mengembangan diri, meningkatkan kualitas diri, terus belajar, menambah wawasan dan berkolaborasi dengan rekan guru dari sekolah lain. Seiring dengan berjalannya waktu, motivasi saya makin kuat untuk menjadi guru yang dirindukan murid, yang membuat kelas manjadi menyenangkan. Dampaknya bagi diri saya adalah saya merasa kurang, ingin terus belajar, mengembangkan diri, berkarya, dan menggerakkan rekan guru lain.

Tugas 2.2-2

Sebagai seorang guru, saat Anda hadir mengajar di kelas tepat waktu, motivasi apakah yang mendasari tindakan Anda? Apakah Anda datang tepat waktu karena tidak ingin ditegur oleh atasan Anda  dan kemudian mendapat surat peringatan ⟮menghindari ketidaknyamanan dan hukuman⟯ atau Anda ingin mendapatkan pujian dari atasan Anda dan mendapat penghargaan sebagai karyawan atau guru berprestasi? ⟮mendapatkan imbalan atau penghargaan dari orang lain⟯, atau Anda ingin menjadi orang yang menghargai waktu, menghargai diri Anda sendiri sebagai teladan bagi murid-murid Anda karena Anda percaya, tindakan Anda sebagai guru akan dicontoh oleh murid-murid Anda ⟮menghargai nilai-nilai diri sendiri⟯. Manakah motivasi yang paling kuat mendasari tindakan Anda? Atau bahkan kombinasi dari dua motivasi, atau bahkan ketiga-tiganya?

Jawaban:

Motivasi saya hadir di kelas tepat waktu adalah ingin menjadi orang yang menghargai waktu, menghargai diri sendiri, sebagai teladan bagi murid, karena saya meyakini tindakan guru akan dicontoh oleh murid.  

Pertanyaannya panjang, jawabannya sedikit, mulai lelah...

Tugas 2.2-3

Bila di sekolah Anda tidak ada peraturan yang mengharuskan guru datang tepat waktu dan tidak ada surat teguran bagi guru yang datang terlambat, dan tidak ada atasan yang memuji Anda, apakah Anda akan tetap datang tepat waktu untuk mengajar murid-murid Anda?  Jelaskan alasan Anda.

Jawaban:

Meskipun tidak ada teguran/hukuman dan tidak ada penghargaan, saya tetap akan datang tepat waktu untuk mengajar karena saya ingin menjadi teladan bagi murid, membiasakan murid menghargai waktu. Karena kebiasaan menghargai waktu akan terbawa sampai murid berada di dunia kerja.

Tugas 2.2-4

Menurut Anda, dari ketiga jenis motivasi tadi, motivasi manakah yang saat ini paling banyak mendasari perilaku murid-murid Anda di sekolah? Jelaskan!

Jawaban:

Yang paling banyak mendasari perilaku murid di sekolah saat ini adalah menghindari ketidaknyamanan/hukuman. Pada dasarnya murid menghindari hukuman, sehingga mau berperilaku sesuai aturan. Posisi kedua adalah untuk mendapat penghargaan dari guru berupa pujian. Sangat sedikit murid yang berperilaku karena kesadaran untuk menghargai diri sendiri.

Tugas 2.2-5

Strategi apa yang selama ini Anda terapkan untuk menanamkan disiplin positif pada murid-murid anda, bagaimana hasilnya pada perilaku murid-murid Anda?


Jawaban: 

Untuk menanamkan disiplin positif pada murid, saya berikan motivasi berupa pujian, senyuman, dan penguatan. Saya berusaha menyadarkan murid akan tujuan pendidikan, yaitu agar siap hidup mandiri, selamat dan bahagia agar timbul kesadaran dari dalam diri murid. Saya ajak murid membuat kesepakatan tentang disiplin positif. Murid bisa mengikuti kesepakatan yang dibuat bersama. Murid yang melanggar kesepakatan mendapat konsekuensi sesuai kesepakatan yang dibuat.

Tugas 2.2-6

Nilai-nilai kebajikan apa yang Anda berusaha tanamkan pada murid-murid Anda di kelas dan sekolah Anda?

Jawaban:

Nilai-nilai kebajikan yang saya usahakan untuk ditanamkan pada murid adalah saling menghargai dan menghormati, mengasihi, empati, berbagi, gotong royong, bertanggung jawab, dan mandiri. Hal ini penting sebagai bekal mereka menjalani kehidupan.

Tugas 2.3

Pilihlah salah satu POIN yang berisi pernyataan atau cerita yang paling menarik atau menantang untuk Anda. Tuliskan tanggapan Anda terhadap pernyataan yang Anda pilih tersebut.

Jawaban:

Pernyataan yang menarik bagi saya adalah “Penghargaan Tidak Efektif”. Murid melakukan tindakan positif hanya karena ingin mendapat pernghargaan. Ketika penghargaan tidak diberikan, murid tidak melakukan tindakan positif. Murid yang mengharapkan penghargaan, tetapi tidak mendapat penghargaan menjadi kecewa, kehilangan semangat, dan tidak mau lagi berusaha. Murid yang sering mendapat penghargaan menjadi ‘kecanduan’. Ketika diiming-imingi penghargaan, meraka akan melakukan tindakan positif, ketika tidak ada penghargaan, mereka tidak melakukannya. Penghargaan juga tidak efektif pada murid yang motivasinya rendah.

Tugas 2.4

  • Siapakah orang-orang yang paling penting dalam hidup Anda? 
  • Nilai-nilai kebajikan apa yang terpenting dalam hidup Anda? 
  • Kalau Anda menjadi orang yang ideal, karakter atau sifat apa yang Anda paling inginkan ada pada diri Anda? 
  • Apa pencapaian Anda yang Anda sangat banggakan? 
  • Apa pekerjaan ideal bagi Anda?
  • Ceritakan bagian perjalanan hidup Anda, dimana Anda merasa itulah titik puncak hidup Anda? 
  • Apa yang paling bermakna dalam hidup Anda?     

Jawaban:

Orang-orang yang paling penting dalam hidup saya adalah keluarga. Nilai gotong royong, integritas, kemanusiaan, dan kemandirian penting dalam hidup saya. Jika menjadi orang idela, karakter cinta kasih, empati, saling menghormati dan menghargai sesama, saya inginkan ada pada diri saya. Saya bangga ketika saya bisa bisa membantu orang lain. Pekerjaan yang ideal menurut saya adalah GURU. Ketika saya lulus sebagai guru di Pemkab Karangasem dan ditugaskan di SMKN 1 Manggis, saya melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, memfasilitasi murid untuk mengembangkan diri, mengajarkan pengetahuan yang berguna dalam hidupnya. Di sana saya bisa membuat orang tua bangga. Yang paling bermakna dalam hidup saya adalah mengembangkan diri dan berbagi dengan orang lain.

Tugas 2.5

Tugas 2.5 Lima Posisi Kontrol dikerjakan langsung pada LMS, dengan memilih salah satu jawaban yang benar.

Tugas 2.6

Diberikan skrip percakapan antara Pak Joko dengan Mario dan Adi, dapat dilihat berikut ini.


  • Dari 5 posisi kontrol, posisi mana yang dipraktikkan oleh guru? Jelaskan. 
  • Kebutuhan apa yang berusaha dipenuhi oleh Mario dan Adi? 
  • Apa yang dikatakan guru dalam tahap Menstabilkan Identitas, Validasi Tindakan, dan Mencari Keyakinan?
  • Kira-kira sesuai prinsip restitusi, apa yang akan dilakukan Mario dan Adi untuk memperbaiki kesalahan mereka pada Ibu Dina?

Jawaban:

  1. Posisi kontrol yang dipraktikkan oleh guru ⟮Pak Joko⟯ adalah Manajer. Dalam menangani siswa yang berperilaku kurang baik, Pak Joko menggali penyebab siswa melakukan tindakan tersebut, membuat siswa menyadari kekeliruannya, mengajak siswa mengingat kembali keyakinan sekolah, dan mendorong siswa menemukan solusi masalahnya. 
  2. Kebutuhan yang berusaha dipenuhi oleh Mario dan Adi adalah Kesenangan, terlihat dari jawaban mereka mengiyakan bahwa lempar-lemparan makanan sangat seru. 
  3. Menstabilkan identitas: Bapak disini bukan untuk mencari siapa yang salah, Bapak disini untuk mencari penyelesaian sama-sama, berpikir sama-sama tentang apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki situasi ini. Validasi Tindakan: Kalian pasti melakukan itu ada alasannya ya. Pasti seru ya main lempar-lemparan makanan begitu. Mencari Keyakinan: Sekarang mari kita bicara tentang keyakinan kelas dan keyakinan sekolah kita. 
  4. Tindakan Mario dan Adi untuk memperbaiki kesalahan mereka adalah meminta maaf pada Bu Dina dan tidak mengulangi tindakan mereka.

Demikian jawaban saya, ini hanya pendapat pribadi berdasarkan pengalaman dan pemikiran. 

Salam dan Bahagia.

Post a Comment for "Eksplorasi Konsep-Budaya Positif"